Di masa modern ini, orang-orang sudah memakai mp3 player untuk mendengarkan musik,
salah satunya adalah iPod buatan Apple yang menjadi salah satu mp3
player yang paling digemari Sangat jarang masih ada orang yang
mendengarkan musik memakai gramapohone. Bagaimana jika iPod dan
gramaphone digabungkan? jadilah iPod Gramaphone. Sejatinya, iPod
Gramaphone ini adalah sebuah speaker tambahan khusus untuk iPod.
Bentuknya persis sepeti gramaphone dan terbuat dari bahan keramik putih.
Speaker ini mendukung semua jenis iPod. Alat ini juga dapat
meningkatkan kualitas suara sampai dengan 55 desibel. Cocok untuk
memutar lagu dengan genre blues, folk, classical, jazz, dan genre lain
yang tidak menghasilkan frekuensi yang tinggi (heavy base frequencies).
Ukurannya cukup kompak, dengan panjang 33 cm ; lebar 30,4 ; tinggi 50,8
cm. Speaker ini dibanderol dengan harga US $500.
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label SEJARAH DISAIN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEJARAH DISAIN. Tampilkan semua postingan
SEJARAH DISAIN
SEJARAH DISAIN
Sejarah perkembangan desain bisa dikatakan bermula dari revolusi
industri di Eropa. Meskipun sebenarnya dasar perkembangan desain adalah
juga ditentukan oleh pertumbuhan seni rupa dan kerajinan sejak manusia
ada di muka bumi ini.
Di Indonesia, pengembangan desain diawali dengan membentuk ‘Design Center’ oleh Fakultas Perencanaan dan Sipil Institut Teknologi Bandung tahun 1968 yang pada waktu itu diperkenalkan dalam Expo 70 di Osaka Jepang.
Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam pembentukan ASEAN sebagai wadah pemersatu Bangsa-bangsa Asia Tenggara tahun 1976 oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan sebagai penyelenggaranya, salah satu keputusan penting yang dikeluarkan adalah suatu saran agar setiap anggota ASEAN memiliki dan mendirikan pusat pengembangan Desain dan Kerajinan. Setelah itu dengan adanya kegiatan-kegiatan yang berkisar pada masalah-masalah desain dengan berbagai aspek, dalam sebuah lokakarya muncullah gagasan untuk membentuk sebuah organisasi yang pada waktu itu diberi nama IADI (Ikatan Ahli Desain Indonesia). Munculnya organisasi IADI merupakan manifestasi dari kehadiran profesi desain di Indonesia, dan timbulnya kesadaran akan tanggung jawab profesi para ahli desain Indonesia.
Di Indonesia, pengembangan desain diawali dengan membentuk ‘Design Center’ oleh Fakultas Perencanaan dan Sipil Institut Teknologi Bandung tahun 1968 yang pada waktu itu diperkenalkan dalam Expo 70 di Osaka Jepang.
Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam pembentukan ASEAN sebagai wadah pemersatu Bangsa-bangsa Asia Tenggara tahun 1976 oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan sebagai penyelenggaranya, salah satu keputusan penting yang dikeluarkan adalah suatu saran agar setiap anggota ASEAN memiliki dan mendirikan pusat pengembangan Desain dan Kerajinan. Setelah itu dengan adanya kegiatan-kegiatan yang berkisar pada masalah-masalah desain dengan berbagai aspek, dalam sebuah lokakarya muncullah gagasan untuk membentuk sebuah organisasi yang pada waktu itu diberi nama IADI (Ikatan Ahli Desain Indonesia). Munculnya organisasi IADI merupakan manifestasi dari kehadiran profesi desain di Indonesia, dan timbulnya kesadaran akan tanggung jawab profesi para ahli desain Indonesia.
Label:
SEJARAH DISAIN
